Kalimat negatif kala lampau berlangsung
Kalimat negatif kala lampau berlangsung dibuat dengan menambahkan not sesudah was / were dan menyatakan 'waktu itu sedang tidak melakukan'.
Penjelasan
Kalimat negatif kala lampau berlangsung dibuat dengan menambahkan not sesudah was / were dan menyatakan 'waktu itu sedang tidak melakukan'. Urutannya sederhana, 'subjek + was / were + not + bentuk -ing', dan dalam percakapan bentuk kontraksi wasn't / weren't jauh lebih sering dipakai.
A. Urutan negatif — was / were + not + -ing
Kalimat negatif kala lampau berlangsung selesai hanya dengan menyelipkan not tepat sesudah was / were. Pilih was not atau were not sesuai subjek, dan kata kerja sesudahnya tetap berbentuk -ing dengan urutan was / were + not + bentuk -ing.
| Subjek | Kalimat negatif | Contoh |
|---|---|---|
| I / he / she / it | was + not + -ing | I was not working. |
| you / we / they | were + not + -ing | You were not working. |
- I was not driving at that time. (Waktu itu saya tidak sedang mengemudi.)
- He was not paying attention. (Waktu itu dia tidak sedang memperhatikan.)
- They were not talking about you. (Waktu itu mereka tidak sedang membicarakan Anda.)
B. Kontraksi — wasn't / weren't
Dalam percakapan, jauh lebih wajar memakai was not yang disingkat menjadi wasn't dan were not menjadi weren't. Saat menyingkat, huruf o diganti dengan apostrof (').
| Bentuk penuh | Bentuk kontraksi | Contoh |
|---|---|---|
| was not | wasn't | She wasn't sleeping. |
| were not | weren't | They weren't listening. |
- I wasn't expecting your call. (Waktu itu saya tidak sedang menantikan telepon dari Anda.)
- She wasn't feeling well last night. (Tadi malam dia sedang tidak enak badan.)
- We weren't doing anything special. (Waktu itu kami tidak sedang melakukan sesuatu yang istimewa.)
- The children weren't making noise. (Waktu itu anak-anak tidak sedang membuat keributan.)
C. Beda dari lampau sederhana — apa yang tidak
Kalimat negatif lampau berlangsung menegaskan bahwa 'suatu perbuatan sedang tidak dikerjakan' pada titik waktu lampau tertentu, dan sering disusul keterangan tentang apa yang sebenarnya sedang dikerjakan.
| Ungkapan negatif | Keadaan sebenarnya |
|---|---|
| I wasn't sleeping, I was reading. | Bukan sedang tidur, melainkan sedang membaca |
| She wasn't crying, she was laughing. | Bukan sedang menangis, melainkan sedang tertawa |
| We weren't fighting, we were talking. | Bukan sedang bertengkar, melainkan sedang berbicara |
- I wasn't watching TV. I was reading a book. (Waktu itu saya tidak sedang menonton TV. Saya sedang membaca buku.)
- He wasn't lying. He was just confused. (Waktu itu dia tidak sedang berbohong. Dia hanya bingung.)
- We weren't ignoring you. We didn't hear you. (Waktu itu kami tidak sedang mengabaikan Anda. Kami hanya tidak mendengar.)
Poin penting
- 1Satu-satunya aturan kalimat negatif kala lampau berlangsung adalah menambahkan not sesudah was / were, dan urutannya sederhana, 'subjek + was/were + not + bentuk -ing'.
- 2Dalam percakapan, bentuk kontraksi wasn't / weren't jauh lebih wajar — ketahuilah hal ini.
- 3Aturan bentuknya persis sama dengan kalimat negatif kala kini berlangsung (am/is/are + not + -ing), hanya kata kerja be-nya yang berubah menjadi lampau — ingatlah hal ini.
- 4Negatif lampau berlangsung berguna untuk memperjelas keadaan latar bahwa waktu itu hal tersebut sedang tidak dikerjakan — kuasailah rasa pemakaian ini.
- 5not sesudah kata kerja be tidak pernah bisa dipindahkan ke posisi lain — patuhilah aturan urutan ini.