Bentuk kini kata kerja biasa (-ies, tak beraturan)
Selain -s / -es yang dilekatkan sesudah orang ketiga tunggal, ada bentuk khusus: kata kerja yang berakhir dengan konsonan + y mengubah y menjadi i lalu menambahkan -es (-ies), sedangkan have berubah total menjadi has.
Penjelasan
Selain -s / -es yang dilekatkan sesudah orang ketiga tunggal, ada bentuk khusus: kata kerja yang berakhir dengan konsonan + y mengubah y menjadi i lalu menambahkan -es (-ies), sedangkan have berubah total menjadi has. Cukup dua aturan khusus ini saja, bentuk kala kini orang ketiga tunggal sudah lengkap.
A. Berakhiran konsonan + y — y jadi i lalu -es
Kalau bentuk dasar kata kerja berakhir dengan konsonan + y, y diubah menjadi i lalu -es ditambahkan sehingga terbentuk -ies. Sebaliknya, vokal + y cukup ditambah -s saja.
| Akhiran | Aturan | Contoh |
|---|---|---|
| Konsonan + y | y → i + -es | study → studies, try → tries, cry → cries |
| Vokal + y | + -s | play → plays, enjoy → enjoys, stay → stays |
- She studies medicine at university. (Dia belajar ilmu kedokteran di universitas.)
- He flies to New York once a year. (Dia naik pesawat ke New York setahun sekali.)
- She plays the piano every day. (Dia bermain piano setiap hari.)
- He enjoys reading books. (Dia senang membaca buku.)
B. have → has — tak beraturan yang berubah total
have adalah satu-satunya kata kerja tak beraturan yang bentuknya berubah total menjadi has sesudah orang ketiga tunggal, dan sering dipakai dengan beragam arti seperti 'memiliki·makan·mengalami·harus'. Bentuk seperti hases tidak ada.
| Subjek | Bentuk have | Contoh |
|---|---|---|
| I / You / We / They | have | I have a car. |
| He / She / It | has | He has a car. |
| Kata benda tunggal | has | The dog has blue eyes. |
- Anna has three cats. (Anna memelihara tiga ekor kucing.)
- My father has a new job. (Ayah saya punya pekerjaan baru.)
- She has lunch at noon. (Dia makan siang pada tengah hari.)
- The house has a beautiful garden. (Rumah itu punya taman yang indah.)
C. Rangkuman bentuk khusus orang ketiga tunggal
Menggabungkan keempat aturan -s, -es, -ies, dan has melengkapi bentuk kala kini kata kerja biasa, dan menghafal lafalnya sekalian membuat pemakaian nyata terdengar wajar.
| Bentuk dasar | Orang ketiga tunggal | Petunjuk lafal |
|---|---|---|
| study | studies | [ˈstʌdiz] |
| try | tries | [traɪz] |
| watch | watches | [ˈwɑːtʃɪz] |
| go | goes | [ɡoʊz] |
| do | does | [dʌz] |
| have | has | [hæz] |
- She does her homework after school. (Dia mengerjakan pekerjaan rumahnya sepulang sekolah.)
- He goes to the gym three times a week. (Dia pergi ke pusat kebugaran tiga kali seminggu.)
- My mother watches the news every morning. (Ibu saya menonton berita setiap pagi.)
- The dog has a soft bed. (Anjing itu punya tempat tidur yang empuk.)
Poin penting
- 1Kata kerja yang berakhir dengan konsonan + y mengubah y menjadi i lalu menambahkan -es sehingga terbentuk -ies — itulah aturan intinya. (Contoh: study → studies, try → tries)
- 2Kata kerja yang berakhir dengan vokal + y cukup ditambah -s saja — aturan kebalikannya perlu dihafal sekalian. (Contoh: play → plays, enjoy → enjoys)
- 3have adalah satu-satunya bentuk tak beraturan yang berubah total menjadi has, dan bentuk seperti hases tidak ada — kekecualian ini wajib dihafal.
- 4Bentuk orang ketiga tunggal dari do, yaitu does, lafalnya berubah menjadi [dʌz] — mengetahui ini membuat percakapan terdengar wajar.
- 5Mengulang-ulang bentuk khusus seperti -ies, does, dan has secara utuh adalah cara tercepat mengurangi kesalahan.