Kalimat perintah
Kalimat perintah dimulai dengan bentuk dasar kata kerja tanpa subjek (You) dan menyampaikan perintah, permintaan, atau nasihat kepada lawan bicara, sedangkan kalimat perintah negatif dibuat dengan menambahkan Don't di de…
Penjelasan
Kalimat perintah dimulai dengan bentuk dasar kata kerja tanpa subjek (You) dan menyampaikan perintah, permintaan, atau nasihat kepada lawan bicara, sedangkan kalimat perintah negatif dibuat dengan menambahkan Don't di depannya.
A. Perintah positif — bentuk dasar di awal
Kalimat perintah positif menaruh bentuk dasar kata kerja di awal kalimat tanpa subjek untuk menyampaikan perintah, permintaan, nasihat, atau salam. Kata kerja be pun memakai bentuk dasar be, dan tidak pernah diberi -s orang ketiga maupun perubahan kala.
| Bentuk | Contoh | Situasi |
|---|---|---|
| Bentuk dasar biasa | Open the door. | Perintah, permintaan |
| Be + kata sifat | Be quiet, please. | Permintaan keadaan |
| Bentuk dasar + objek | Take your umbrella. | Nasihat |
| Have + kata benda | Have a nice day! | Salam, doa |
- Come in and sit down. (Masuklah dan duduk.)
- Turn left at the corner. (Beloklah ke kiri di tikungan.)
- Listen to me carefully. (Dengarkan saya baik-baik.)
- Enjoy your meal. (Selamat makan.)
B. Perintah negatif — Don't + bentuk dasar
Kalimat perintah negatif menambahkan Don't di depan bentuk dasar untuk menyatakan larangan atau peringatan yang berarti 'jangan ~'. Rumusnya Don't + bentuk dasar, dan kata kerja be pun tanpa kecuali memakai bentuk Don't be.
| Perintah positif | Perintah negatif | Arti |
|---|---|---|
| Open the window. | Don't open the window. | Jangan buka jendela itu. |
| Touch it. | Don't touch it. | Jangan sentuh itu. |
| Be late. | Don't be late. | Jangan terlambat. |
| Worry about it. | Don't worry about it. | Jangan khawatir soal itu. |
- Don't run in the hallway. (Jangan berlari di koridor.)
- Don't forget to lock the door. (Jangan lupa mengunci pintu.)
- Don't be afraid to ask questions. (Jangan takut bertanya.)
- Don't tell anyone about this. (Jangan ceritakan hal ini kepada siapa pun.)
C. Letak Please dan permintaan halus
Please dipasang di awal atau di akhir kalimat untuk membuat kalimat perintah terdengar sopan, dan dalam percakapan menaruhnya di akhir terdengar sedikit lebih alami. Kalau ingin terdengar lebih halus lagi, kalimatnya sering diubah menjadi pertanyaan Could you ~? / Would you ~?
| Ungkapan | Contoh | Nuansa |
|---|---|---|
| Kalimat perintah | Close the door. | Langsung |
| Please + kalimat perintah | Please close the door. | Sopan |
| Kalimat perintah + please | Close the door, please. | Sopan, lembut |
| Could you + bentuk dasar? | Could you close the door? | Sangat sopan, permintaan |
| Would you + bentuk dasar? | Would you close the door? | Sopan, permintaan |
- Please have a seat. (Silakan duduk.)
- Pass me the salt, please. (Tolong ambilkan garam.)
- Could you speak more slowly? (Bisakah Anda berbicara lebih pelan?)
- Would you turn off the light? (Maukah Anda mematikan lampunya?)
Poin penting
- 1Kalimat perintah dimulai dengan bentuk dasar tanpa subjek, dan konteksnya selalu menyampaikan bahwa ucapan itu ditujukan kepada you (Anda). (Contoh: Open the window.)
- 2Kalimat perintah dengan kata kerja be memakai bentuk dasar be, dan am/is/are tidak pernah dipakai dalam kalimat perintah. (Contoh: Be careful — Are careful salah)
- 3Kalimat perintah negatif cukup diberi Don't di depan kata kerja apa pun, dan kata kerja be pun tanpa kecuali memakai bentuk Don't be. (Contoh: Don't be shy.)
- 4Please dipasang di awal atau di akhir kalimat untuk membuat kalimat perintah terdengar sopan, dan dalam percakapan menaruhnya di akhir kalimat terdengar lebih lembut. (Contoh: Sit down, please.)
- 5Could you / Would you + bentuk dasar? adalah permintaan yang jauh lebih sopan daripada kalimat perintah dan wajar dipakai kepada orang yang belum dikenal atau dalam situasi resmi. (Contoh: Could you speak more slowly?)
- 6Salam sehari-hari seperti Have a nice day atau Enjoy your meal secara bentuk juga berstruktur kalimat perintah dan sering dipakai untuk menyapa atau mendoakan.