Kalimat pola ke-2 (S + V + C)
Kalimat pola ke-2 berstruktur 'subjek + kata kerja penghubung + pelengkap subjek', dan pelengkapnya menjelaskan keadaan·sifat·jati diri subjek.
Penjelasan
Kalimat pola ke-2 berstruktur 'subjek + kata kerja penghubung + pelengkap subjek', dan pelengkapnya menjelaskan keadaan·sifat·jati diri subjek. Ciri yang menentukan adalah sesudah kata kerja penghubung indra·perubahan yang datang kata sifat, bukan kata keterangan.
A. Struktur dasar — S + V + C
Pola kalimat ke-2 adalah struktur yang sesudah subjeknya datang kata kerja penghubung, lalu di ujungnya datang pelengkap subjek yang menjelaskan subjek, dan rumusnya S + V + C. Di sini berlaku persamaan 'subjek = pelengkap'.
| Subjek (S) | Kata kerja penghubung (V) | Pelengkap (C) |
|---|---|---|
| She | is | a doctor. |
| He | became | famous. |
| The music | sounds | beautiful. |
| I | feel | tired. |
- My father is a lawyer. (Ayah saya seorang pengacara.)
- The story sounds interesting. (Cerita itu terdengar menarik.)
- She became a singer. (Dia menjadi penyanyi.)
- The weather is getting colder. (Cuacanya semakin dingin.)
B. Penghubung utama — keadaan·perubahan·indra·tetap
Kata kerja penghubung yang utama terangkum begini: be untuk keadaan, become·get·turn untuk perubahan, look·sound·taste·smell·feel untuk indra, dan stay·remain·keep untuk bertahan.
| Jenis | Kata kerja | Contoh |
|---|---|---|
| keadaan | be | She is kind. |
| perubahan | become, get, turn | He became rich. |
| indra | look, sound, taste, smell, feel | It smells good. |
| bertahan | stay, remain, keep | Please stay quiet. |
- He became a doctor last year. (Dia menjadi dokter tahun lalu.)
- The room got cold at night. (Kamar itu menjadi dingin pada malam hari.)
- Your idea sounds great. (Gagasan Anda terdengar bagus.)
- The bread smells wonderful. (Roti itu berbau harum sekali.)
C. Pelengkap kata sifat vs pelengkap kata benda
Posisi pelengkap diisi kata sifat yang menyatakan keadaan·sifat subjek, atau kata benda yang menyatakan jati diri subjek. Terutama, sesudah kata kerja penghubung indra datang kata sifat dan kata keterangan tidak datang di sana.
| Jenis pelengkap | Yang dinyatakan | Contoh |
|---|---|---|
| pelengkap kata sifat | keadaan·sifat subjek | She looks happy. |
| pelengkap kata benda | jati diri·pekerjaan subjek | She is a nurse. |
| kata sifat (sesudah kata kerja penghubung indra) | hanya kata sifat yang boleh | The soup tastes wonderful. |
| kata keterangan (X) | tidak boleh sesudah kata kerja penghubung indra | She looks happily. (X) |
- The children look sleepy. (Anak-anak itu terlihat mengantuk.)
- This coffee tastes bitter. (Kopi ini terasa pahit.)
- Your voice sounds strange today. (Suara Anda terdengar aneh hari ini.)
- He is an engineer. (Dia seorang insinyur.)
Poin penting
- 1Pola kalimat ke-2 berstruktur subjek + kata kerja penghubung + pelengkap, dan subjek dengan pelengkapnya berhubungan persamaan 'sama·menjelaskan' — itulah beda besarnya dengan pola lain. (Contoh: She is a doctor.)
- 2Sesudah kata kerja penghubung indra(look·sound·taste·smell·feel) hanya datang kata sifat dan kata keterangan tidak datang — aturan inilah poin paling inti unit ini. (Contoh: She looks happy. / happily salah)
- 3become·get·turn berarti perubahan 'menjadi ~' sehingga di belakangnya datang kata sifat·kata benda — biasakan rasa itu. (Contoh: It got dark. / She became a doctor.)
- 4Ungkapan bahasa Indonesia 'terlihat ~·terasa ~' dinyatakan dengan kata sifat sesudah look / taste. (Contoh: The soup tastes salty.)
- 5Perasaan·kondisi badan ditulis dengan feel + kata sifat seperti feel well / feel bad. (Contoh: I feel bad about that.)