Bentuk -ing - bentuk pasif
Bentuk -ing juga bisa dijadikan pasif: bentuk pasif dari -ing sederhana adalah being + partisip lampau, sedangkan bentuk pasif dari -ing sempurna adalah having been + partisip lampau.
Penjelasan
Bentuk -ing juga bisa dijadikan pasif: bentuk pasif dari -ing sederhana adalah being + partisip lampau, sedangkan bentuk pasif dari -ing sempurna adalah having been + partisip lampau. Kedua bentuk ini dipilih ketika subjeknya berada di pihak yang dikenai perbuatan bentuk -ing.
A. -ing sederhana pasif (being + p.p.) — waktu sama
Bentuk -ing sederhana pasif berupa being + partisip lampau dan menyatakan dikenainya suatu perbuatan pada titik waktu yang sama dengan kata kerja induk kalimat. being + p.p. adalah bentuk pasif dasarnya.
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| being + p.p. | hal di~ (yang dikenai perbuatan) | I dislike being watched. |
| being + p.p. | keadaan menerima perlakuan | She hates being ignored. |
- No one likes being criticized in public. (Tidak ada yang suka dikritik di depan orang banyak.)
- He is afraid of being caught lying. (Dia takut ketahuan berbohong.)
- The dog enjoys being petted. (Anjing itu suka dielus.)
B. -ing sempurna pasif (having been + p.p.) — sebelum
Bentuk -ing sempurna pasif berupa having been + partisip lampau dan menyatakan bahwa perbuatan itu sudah dikenakan sebelum kata kerja induk kalimat. having been + p.p. berarti 'hal yang sudah di~ sebelumnya'.
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| having been + p.p. | hal yang sudah di~ sebelumnya | He complained about having been fired. |
| having been + p.p. | Penegasan pasif lampau yang sudah selesai | She denies having been informed. |
- She was proud of having been elected class president. (Dia bangga pernah dipilih menjadi ketua kelas.)
- He apologized for having been rude earlier. (Dia minta maaf karena tadi sudah bersikap kasar.)
- I remember having been warned about this before. (Saya ingat pernah diperingatkan tentang hal ini sebelumnya.)
C. Empat bentuk — aktif/pasif, sederhana/sempurna
Bentuk -ing punya empat bentuk sekaligus dari gabungan aktif/pasif dan sederhana/sempurna, lalu titik waktu dan aktif-pasifnya digabung untuk menyatakan arti yang tepat.
| Aktif-pasif / Titik waktu | Sederhana (waktu sama) | Sempurna (waktu sebelumnya) |
|---|---|---|
| Aktif | doing | having done |
| Pasif | being done | having been done |
| Contoh | Waktu·aktif-pasif | Arti |
|---|---|---|
| I enjoy teaching children. | Aktif·waktu sama | suka mengajar |
| I remember having taught him. | Aktif·sebelumnya | ingat pernah mengajar |
| Children enjoy being taught stories. | Pasif·waktu sama | suka diajari |
| He was proud of having been taught by her. | Pasif·sebelumnya | bangga pernah diajari |
- I enjoy teaching children. (Saya suka mengajar anak-anak.)
- I remember having taught him years ago. (Saya ingat pernah mengajarnya beberapa tahun lalu.)
- Children enjoy being taught fun stories. (Anak-anak suka diajari cerita yang seru.)
- He was proud of having been taught by a famous professor. (Dia bangga pernah diajari oleh profesor terkenal.)
Poin penting
- 1Bentuk -ing sederhana pasif (being + p.p.) menyatakan 'hal yang dikenai perbuatan' pada titik waktu yang sama dengan induk kalimat. (Contoh: I hate being interrupted.)
- 2Bentuk -ing sempurna pasif (having been + p.p.) menyatakan 'hal yang sudah dikenai perbuatan' pada titik waktu sebelum induk kalimat. (Contoh: He was proud of having been chosen.)
- 3Dari gabungan aktif/pasif dan sederhana/sempurna, bentuk -ing seluruhnya punya empat bentuk (doing / being done / having done / having been done).
- 4Bentuk -ing pasif sering datang sesudah hate·dislike·enjoy·mind·be afraid of·complain about·insist on·be worth. (Contoh: She is afraid of being laughed at.)
- 5Bentuk -ing pasif dinegatifkan dengan meletakkan not atau never di depan being atau having. (Contoh: He prefers not being disturbed.)