Pola kalimat ke-5 - pelengkap objek bentuk to
Kelompok want·ask·tell·advise·allow·expect·order·force menaruh bentuk to di belakang objek sehingga membentuk pola kalimat ke-5 yang berarti 'menyuruh·meminta·mengharapkan objek untuk …'.
Penjelasan
Kelompok want·ask·tell·advise·allow·expect·order·force menaruh bentuk to di belakang objek sehingga membentuk pola kalimat ke-5 yang berarti 'menyuruh·meminta·mengharapkan objek untuk …'.
A. Kata kerja berpelengkap objek bentuk to
Kelompok want·expect·ask·tell·order·allow·advise·encourage·remind·persuade·warn·force·enable wajib menaruh bentuk to di belakang objek untuk melengkapi pola kalimat ke-5. Hafalkan utuh rumus kata kerja + O + bentuk to.
| Kata kerja | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| want | ingin ~ melakukan … | I want you to come. |
| ask | meminta ~ untuk … | She asked me to wait. |
| tell | menyuruh ~ untuk … | He told me to leave. |
| advise | menasihati ~ agar … | I advise you to rest. |
| expect | mengharapkan ~ akan … | We expect him to win. |
| allow | mengizinkan ~ untuk … | They allowed us to enter. |
| encourage | mendorong ~ agar … | She encouraged me to try. |
- I want her to succeed in her career. (Saya ingin dia berhasil dalam kariernya.)
- The manager asked us to work overtime. (Manajer meminta kami lembur.)
- My mom told me to clean my room. (Ibu saya menyuruh saya membersihkan kamar saya.)
- The rain forced us to cancel the picnic. (Hujan memaksa kami membatalkan piknik itu.)
B. Urutan — kata kerja + objek + bentuk to
Pola kalimat ke-5 jenis ini wajib ditulis dengan urutan 'kata kerja + objek (kepada siapa) + bentuk to (untuk melakukan apa)'. Kesalahan yang sering muncul adalah melewatkan posisi objeknya atau menukar urutannya.
| Urutan | Contoh |
|---|---|
| S + V + O + bentuk to | I want you to come. |
| S + V + O + bentuk to | She asked me to help her. |
| S + V + O + bentuk to | They expected him to arrive early. |
- I expect you to be on time. (Saya berharap Anda datang tepat waktu.)
- She encouraged her son to study abroad. (Dia mendorong anak laki-lakinya belajar di luar negeri.)
- The doctor advised him to quit smoking. (Dokter menasihatinya agar berhenti merokok.)
- Please remind me to call him tomorrow. (Tolong ingatkan saya menelepon dia besok.)
C. Beda dengan penyuruh·indra — dasar vs bentuk to
Kata kerja penyuruh (have·let·make) dan kata kerja indra (see·hear·feel) memakai bentuk dasar tanpa to, sedangkan kelompok want·ask·tell memakai bentuk to — keduanya terbelah tegas.
| Kelompok kata kerja | Bentuk | Contoh |
|---|---|---|
| Kata kerja penyuruh (have, let, make) | O + bentuk dasar tanpa to | She made me laugh. |
| Kata kerja indra (see, hear, feel) | O + dasar / -ing / p.p. | I saw him run. |
| Kata kerja umum pola ke-5 (want, ask, tell) | O + bentuk to | I want him to run. |
| Penyuruh/indra (bentuk dasar) | Bentuk to |
|---|---|
| The teacher made us write an essay. | The teacher told us to write an essay. |
| I saw her sing. | I want her to sing. |
| My mom let me go. | My mom allowed me to go. |
- The teacher made us write an essay. (Guru itu mengharuskan kami menulis esai.)
- The teacher told us to write an essay. (Guru itu menyuruh kami menulis esai.)
- I saw her sing. (Saya melihat dia bernyanyi.)
- I want her to sing. (Saya ingin dia bernyanyi.)
Poin penting
- 1Sesudah want·ask·tell·advise·allow·expect·order·force·encourage·remind wajib datang objek + bentuk to — rumus inilah intinya. (Contoh: I want you to come.)
- 2Sesudah kata kerja penyuruh make·have·let dipakai bentuk dasar tanpa to, sedangkan sesudah want·tell·ask dipakai bentuk to — pelajari pasangan ini bersamaan. (Contoh: made me laugh / told me to laugh)
- 3Sesudah want datang bentuk to, bukan klausa that — bagi penutur bahasa Indonesia inilah titik kesalahan yang sering muncul karena terbiasa dengan klausa agar. (Contoh: I want you to come.)
- 4tell·ask·advise sama-sama bisa memakai klausa that maupun bentuk to, tetapi nada kalimatnya berbeda — biasakan rasa ini. (Contoh: He told me to leave / He told me that I should leave.)
- 5remind·warn·persuade adalah kata kerja pola kalimat ke-5 yang sering dipakai dalam percakapan dan bahasa bisnis — berguna kalau dihafal utuh. (Contoh: Remind me to call him.)