Frasa partisip - bentuk ingkar dan frasa partisip sempurna
Bentuk ingkar frasa partisip dibuat dengan menaruh not·never di depan partisipnya, sedangkan frasa partisip sempurna berbentuk having + partisip lampau dan menunjuk waktu yang lebih dahulu daripada induk kalimat.
Penjelasan
Bentuk ingkar frasa partisip dibuat dengan menaruh not·never di depan partisipnya, sedangkan frasa partisip sempurna berbentuk having + partisip lampau dan menunjuk waktu yang lebih dahulu daripada induk kalimat. Kalau kedua bentuk itu digabung, jadilah not/never having + partisip lampau.
A. Frasa partisip ingkar — Not/Never + partisip
Untuk mengingkarkan frasa partisip, not atau never ditaruh di depan partisipnya, dan kata kerja bantu seperti do·does·did tidak dipakai. Letak kata ingkarnya tepat di depan partisip, artinya 'karena tidak ~ · tanpa sempat ~'.
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| Not + V-ing | Karena tidak ~ | Not knowing the answer, I stayed silent. |
| Never + V-ing | Karena belum pernah ~ | Never seeing the sea, the child was amazed. |
| Not + (Being) + p.p. | Karena tidak di-~ | Not invited to the party, he stayed home. |
- Not feeling well, she stayed in bed. (Karena tidak enak badan, dia tetap berbaring di tempat tidur.)
- Never having been to Europe, he was excited about the trip. (Karena belum pernah ke Eropa, dia bersemangat menantikan perjalanan itu.)
- Not wanting to be late, I took a taxi. (Karena tidak mau terlambat, saya naik taksi.)
- Not having enough money, he couldn't buy the book. (Karena tidak punya cukup uang, dia tidak bisa membeli buku itu.)
B. Frasa partisip sempurna — Having + p.p.
Frasa partisip sempurna berbentuk Having + partisip lampau dan menandai dengan tegas bahwa perbuatan frasa itu terjadi lebih dahulu daripada perbuatan induk kalimat. Hubungan waktunya Having + p.p. = lebih dahulu dari induk kalimat.
| Klausa keterangan asal | Frasa partisip sempurna | Hubungan waktu |
|---|---|---|
| After I had finished my work, ... | Having finished my work, ... | Selesai dahulu → sesudah itu |
| Because he had lost the key, ... | Having lost the key, ... | Hilang dahulu → akibatnya |
| As she had lived there long, ... | Having lived there long, ... | Karena sudah lama tinggal di sana |
- Having finished dinner, we went for a walk. (Setelah selesai makan malam, kami pergi jalan-jalan.)
- Having lost her wallet, she couldn't pay for the taxi. (Karena sudah kehilangan dompetnya, dia tidak bisa membayar taksi.)
- Having lived in Paris for ten years, he speaks French fluently. (Karena sudah sepuluh tahun tinggal di Paris, dia berbahasa Prancis dengan lancar.)
- Having read the book twice, I understood the story well. (Karena sudah dua kali membaca buku itu, saya memahami ceritanya dengan baik.)
C. Partisip sempurna ingkar — Not/Never having + p.p.
Pengingkaran frasa partisip sempurna dibuat dengan menaruh Not atau Never di depan having sehingga menjadi not/never having + partisip lampau, dan artinya 'karena sebelumnya tidak ~'.
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| Not having + p.p. | Karena sebelumnya tidak ~ | Not having eaten, I felt hungry. |
| Never having + p.p. | Karena belum pernah ~ sebelumnya | Never having tried sushi, she felt curious. |
- Not having slept well, I felt tired all day. (Karena tidak tidur nyenyak, saya lelah sepanjang hari.)
- Never having met him before, I introduced myself. (Karena belum pernah bertemu dengannya, saya memperkenalkan diri.)
- Not having received a reply, she called again. (Karena tidak menerima balasan, dia menelepon lagi.)
- Never having driven a truck, he was nervous. (Karena belum pernah mengemudikan truk, dia merasa gugup.)
Poin penting
- 1Untuk mengingkarkan frasa partisip, not·never ditaruh tepat di depan partisipnya, dan do·does·did tidak dipakai. (Contoh: Not knowing the answer, ...)
- 2Having + partisip lampau adalah frasa partisip sempurna yang menegaskan bahwa perbuatannya terjadi lebih dahulu daripada perbuatan induk kalimat. (Contoh: Having finished my work, I went home.)
- 3Kalau kedua perbuatan hampir bersamaan atau urutannya tidak penting, frasa partisip biasa (-ing) sudah cukup, sedangkan having dipakai hanya kalau yang lebih dahulu itu perlu ditegaskan.
- 4Frasa partisip sempurna bentuk ingkar berpola Not/Never having + partisip lampau, dan kata ingkarnya wajib berada tepat di depan having. (Contoh: Not having eaten breakfast, ...)
- 5Dalam bahasa Indonesia ungkapan 'setelah ~ · sesudah ~ · karena sudah ~' berpadanan wajar dengan frasa partisip sempurna. (Contoh: 'setelah menyelesaikan pekerjaan rumah' → Having finished homework.)