Lanjutan · Unit 27

Frasa partisip - bentuk ingkar dan frasa partisip sempurna

Bentuk ingkar frasa partisip dibuat dengan menaruh not·never di depan partisipnya, sedangkan frasa partisip sempurna berbentuk having + partisip lampau dan menunjuk waktu yang lebih dahulu daripada induk kalimat.

Penjelasan

Bentuk ingkar frasa partisip dibuat dengan menaruh not·never di depan partisipnya, sedangkan frasa partisip sempurna berbentuk having + partisip lampau dan menunjuk waktu yang lebih dahulu daripada induk kalimat. Kalau kedua bentuk itu digabung, jadilah not/never having + partisip lampau.

 

A.  Frasa partisip ingkar — Not/Never + partisip 

Untuk mengingkarkan frasa partisip, not atau never ditaruh di depan partisipnya, dan kata kerja bantu seperti do·does·did tidak dipakai. Letak kata ingkarnya tepat di depan partisip, artinya 'karena tidak ~ · tanpa sempat ~'.

BentukArtiContoh
Not + V-ingKarena tidak ~Not knowing the answer, I stayed silent.
Never + V-ingKarena belum pernah ~Never seeing the sea, the child was amazed.
Not + (Being) + p.p.Karena tidak di-~Not invited to the party, he stayed home.
  • Not feeling well, she stayed in bed. (Karena tidak enak badan, dia tetap berbaring di tempat tidur.)
  • Never having been to Europe, he was excited about the trip. (Karena belum pernah ke Eropa, dia bersemangat menantikan perjalanan itu.)
  • Not wanting to be late, I took a taxi. (Karena tidak mau terlambat, saya naik taksi.)
  • Not having enough money, he couldn't buy the book. (Karena tidak punya cukup uang, dia tidak bisa membeli buku itu.)

 

B.  Frasa partisip sempurna — Having + p.p. 

Frasa partisip sempurna berbentuk Having + partisip lampau dan menandai dengan tegas bahwa perbuatan frasa itu terjadi lebih dahulu daripada perbuatan induk kalimat. Hubungan waktunya Having + p.p. = lebih dahulu dari induk kalimat.

Klausa keterangan asalFrasa partisip sempurnaHubungan waktu
After I had finished my work, ...Having finished my work, ...Selesai dahulu → sesudah itu
Because he had lost the key, ...Having lost the key, ...Hilang dahulu → akibatnya
As she had lived there long, ...Having lived there long, ...Karena sudah lama tinggal di sana
  • Having finished dinner, we went for a walk. (Setelah selesai makan malam, kami pergi jalan-jalan.)
  • Having lost her wallet, she couldn't pay for the taxi. (Karena sudah kehilangan dompetnya, dia tidak bisa membayar taksi.)
  • Having lived in Paris for ten years, he speaks French fluently. (Karena sudah sepuluh tahun tinggal di Paris, dia berbahasa Prancis dengan lancar.)
  • Having read the book twice, I understood the story well. (Karena sudah dua kali membaca buku itu, saya memahami ceritanya dengan baik.)

 

C.  Partisip sempurna ingkar — Not/Never having + p.p. 

Pengingkaran frasa partisip sempurna dibuat dengan menaruh Not atau Never di depan having sehingga menjadi not/never having + partisip lampau, dan artinya 'karena sebelumnya tidak ~'.

BentukArtiContoh
Not having + p.p.Karena sebelumnya tidak ~Not having eaten, I felt hungry.
Never having + p.p.Karena belum pernah ~ sebelumnyaNever having tried sushi, she felt curious.
  • Not having slept well, I felt tired all day. (Karena tidak tidur nyenyak, saya lelah sepanjang hari.)
  • Never having met him before, I introduced myself. (Karena belum pernah bertemu dengannya, saya memperkenalkan diri.)
  • Not having received a reply, she called again. (Karena tidak menerima balasan, dia menelepon lagi.)
  • Never having driven a truck, he was nervous. (Karena belum pernah mengemudikan truk, dia merasa gugup.)

Poin penting

  1. 1Untuk mengingkarkan frasa partisip, not·never ditaruh tepat di depan partisipnya, dan do·does·did tidak dipakai. (Contoh: Not knowing the answer, ...)
  2. 2Having + partisip lampau adalah frasa partisip sempurna yang menegaskan bahwa perbuatannya terjadi lebih dahulu daripada perbuatan induk kalimat. (Contoh: Having finished my work, I went home.)
  3. 3Kalau kedua perbuatan hampir bersamaan atau urutannya tidak penting, frasa partisip biasa (-ing) sudah cukup, sedangkan having dipakai hanya kalau yang lebih dahulu itu perlu ditegaskan.
  4. 4Frasa partisip sempurna bentuk ingkar berpola Not/Never having + partisip lampau, dan kata ingkarnya wajib berada tepat di depan having. (Contoh: Not having eaten breakfast, ...)
  5. 5Dalam bahasa Indonesia ungkapan 'setelah ~ · sesudah ~ · karena sudah ~' berpadanan wajar dengan frasa partisip sempurna. (Contoh: 'setelah menyelesaikan pekerjaan rumah' → Having finished homework.)

Contoh

Not knowing what to say, I stayed silent.
Karena tidak tahu harus berkata apa, saya diam saja.
Not feeling well, she left the meeting early.
Karena tidak enak badan, dia meninggalkan rapat lebih awal.
Not wanting to disturb her, I closed the door.
Karena tidak mau mengganggunya, saya menutup pintu.
Never having seen snow, the boy was thrilled.
Karena belum pernah melihat salju, anak laki-laki itu sangat gembira.
Having finished my homework, I watched TV.
Setelah menyelesaikan pekerjaan rumah, saya menonton televisi.
Unit ini punya contoh lainnya. Daftar untuk melihat dan mendengarkan semuanya.

Kesalahan umum

Don't knowing the answer, I stayed silent.
Not knowing the answer, I stayed silent.
Knowing not what to do, I asked her.
Not knowing what to do, I asked her.
Have finished my work, I went home.
Having finished my work, I went home.
Having not eaten breakfast, I felt hungry.
Not having eaten breakfast, I felt hungry.
Having losing his keys, he called for help.
Having lost his keys, he called for help.
Pastikan Anda benar-benar paham
Membaca aturan dan menerapkannya itu berbeda. Saat salah, AI menunjukkan materi mana yang menghambat Anda.
Berlatih gratis