Frasa partisip - frasa partisip pasif
Frasa partisip pasif adalah bentuk ringkas sebuah klausa keterangan yang berupa kalimat pasif, dan berpola (Being) + partisip lampau, sedangkan dalam pemakaian nyata Being hampir selalu dilesapkan.
Penjelasan
Frasa partisip pasif adalah bentuk ringkas sebuah klausa keterangan yang berupa kalimat pasif, dan berpola (Being) + partisip lampau, sedangkan dalam pemakaian nyata Being hampir selalu dilesapkan. Bentuk ini dipakai kalau hubungan subjek dengan partisipnya bersifat pasif.
A. Membuat — klausa keterangan pasif → (Being) + p.p.
Frasa partisip pasif dibuat dengan urutan begini: hapus kata sambung dan subjek klausa keterangan, ubah kata kerja be menjadi Being, lalu sisakan partisip lampau sesudahnya. Bentuk dasarnya Being + partisip lampau, artinya 'karena di-~ · sambil di-~'.
| Tahap | Kalimat asal | Yang dikerjakan |
|---|---|---|
| 0. Klausa keterangan | Because it is written in easy English, this book is popular. | Asal |
| 1. Hapus kata sambung·subjek | it is written in easy English, ... | Because, it dibuang |
| 2. be → Being | Being written in easy English, ... | is → Being |
| 3. Jadi | Being written in easy English, this book is popular. | Hasil akhir |
- Because she was invited to the party, she felt happy. → Being invited to the party, she felt happy. (Karena diundang ke pesta, dia merasa senang.)
- As he is loved by everyone, he never feels lonely. → Being loved by everyone, he never feels lonely. (Karena dicintai semua orang, dia tidak pernah merasa kesepian.)
- Because the letter was written in French, I couldn't read it. → Being written in French, the letter was hard to read. (Karena ditulis dalam bahasa Prancis, surat itu sulit dibaca.)
B. Being dilesapkan — sisakan partisip lampau saja
Dalam frasa partisip pasif, Being hampir selalu dilesapkan sehingga kalimat dimulai dengan partisip lampau saja, dan itulah kelaziman percakapan·tulisan sehari-hari. Alurnya Being + partisip lampau → Being dilesapkan. Meski Being hilang, artinya tetap sama.
| Dengan Being | Tanpa Being (bentuk nyata) |
|---|---|
| Being written in easy English, ... | Written in easy English, ... |
| Being surrounded by fans, ... | Surrounded by fans, ... |
| Being asked many questions, ... | Asked many questions, ... |
| Being born in Seoul, ... | Born in Seoul, ... |
- Written in easy English, this book is popular with beginners. (Karena ditulis dalam bahasa Inggris yang mudah, buku ini digemari pemula.)
- Surrounded by fans, the singer waved happily. (Dikelilingi para penggemar, penyanyi itu melambaikan tangan dengan gembira.)
- Born in Busan, he grew up near the sea. (Dilahirkan di Busan, dia tumbuh di dekat laut.)
- Asked to give a speech, she felt nervous. (Diminta berpidato, dia merasa gugup.)
C. Partisip pasif sempurna — (Having been) + p.p.
Untuk menyatakan perbuatan pasif yang terjadi lebih dahulu daripada induk kalimat dipakai frasa partisip pasif sempurna (Having been) + partisip lampau, dan di sini pun Having been sering dilesapkan. Bentuk penuhnya ditulis hanya kalau beda waktunya memang perlu ditegaskan.
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| Having been + p.p. | Karena sudah di-~ lebih dahulu | Having been warned many times, he quit smoking. |
| Having been dilesapkan | Partisip lampau saja | Warned many times, he quit smoking. |
- Having been used for many years, the old car finally broke down. (Karena sudah dipakai bertahun-tahun, mobil tua itu akhirnya rusak.)
- Having been raised by her grandparents, she loves them deeply. (Karena sudah dibesarkan oleh kakek-neneknya, dia sangat menyayangi mereka.)
- Written many years ago, this letter still moves me. (Meski ditulis bertahun-tahun yang lalu, surat ini masih mengharukan saya.)
- Painted in the 15th century, the picture is still bright. (Meski dilukis pada abad ke-15, lukisan itu masih cerah.)
Poin penting
- 1Bentuk pokok frasa partisip pasif adalah (Being) + partisip lampau, dan dalam pemakaian nyata Being hampir selalu dilesapkan sehingga yang tersisa cuma partisip lampaunya. (Contoh: Written in easy English, ...)
- 2Frasa partisip pasif hanya dipakai kalau hubungan antara subjek dan partisipnya bersifat pasif. (Contoh: buku yang ditulis → Written)
- 3Kalau perbuatan pasif yang lebih dahulu daripada induk kalimat perlu ditegaskan, dipakai Having been + partisip lampau, tetapi Having been ini pun sering dilesapkan. (Contoh: Having been used for years, ...)
- 4Arti frasa partisip pasif adalah 'karena di-~ · dalam keadaan di-~ · sesudah di-~', dan dua rasa yang mendominasi adalah sebab dan keadaan.
- 5Dalam bahasa Indonesia kata kerja berawalan di- yang diletakkan di depan kalimat berperan persis sama, bedanya kita biasanya masih menambahkan karena atau setelah, sedangkan bahasa Inggris justru membuang kata sambungnya. (Contoh: 'diundang' → Invited.)