Lanjutan · Unit 26

Frasa partisip - frasa partisip pasif

Frasa partisip pasif adalah bentuk ringkas sebuah klausa keterangan yang berupa kalimat pasif, dan berpola (Being) + partisip lampau, sedangkan dalam pemakaian nyata Being hampir selalu dilesapkan.

Penjelasan

Frasa partisip pasif adalah bentuk ringkas sebuah klausa keterangan yang berupa kalimat pasif, dan berpola (Being) + partisip lampau, sedangkan dalam pemakaian nyata Being hampir selalu dilesapkan. Bentuk ini dipakai kalau hubungan subjek dengan partisipnya bersifat pasif.

 

A.  Membuat — klausa keterangan pasif → (Being) + p.p. 

Frasa partisip pasif dibuat dengan urutan begini: hapus kata sambung dan subjek klausa keterangan, ubah kata kerja be menjadi Being, lalu sisakan partisip lampau sesudahnya. Bentuk dasarnya Being + partisip lampau, artinya 'karena di-~ · sambil di-~'.

TahapKalimat asalYang dikerjakan
0. Klausa keteranganBecause it is written in easy English, this book is popular.Asal
1. Hapus kata sambung·subjekit is written in easy English, ...Because, it dibuang
2. be → BeingBeing written in easy English, ...is → Being
3. JadiBeing written in easy English, this book is popular.Hasil akhir
  • Because she was invited to the party, she felt happy. → Being invited to the party, she felt happy. (Karena diundang ke pesta, dia merasa senang.)
  • As he is loved by everyone, he never feels lonely. → Being loved by everyone, he never feels lonely. (Karena dicintai semua orang, dia tidak pernah merasa kesepian.)
  • Because the letter was written in French, I couldn't read it. → Being written in French, the letter was hard to read. (Karena ditulis dalam bahasa Prancis, surat itu sulit dibaca.)

 

B.  Being dilesapkan — sisakan partisip lampau saja 

Dalam frasa partisip pasif, Being hampir selalu dilesapkan sehingga kalimat dimulai dengan partisip lampau saja, dan itulah kelaziman percakapan·tulisan sehari-hari. Alurnya Being + partisip lampau → Being dilesapkan. Meski Being hilang, artinya tetap sama.

Dengan BeingTanpa Being (bentuk nyata)
Being written in easy English, ...Written in easy English, ...
Being surrounded by fans, ...Surrounded by fans, ...
Being asked many questions, ...Asked many questions, ...
Being born in Seoul, ...Born in Seoul, ...
  • Written in easy English, this book is popular with beginners. (Karena ditulis dalam bahasa Inggris yang mudah, buku ini digemari pemula.)
  • Surrounded by fans, the singer waved happily. (Dikelilingi para penggemar, penyanyi itu melambaikan tangan dengan gembira.)
  • Born in Busan, he grew up near the sea. (Dilahirkan di Busan, dia tumbuh di dekat laut.)
  • Asked to give a speech, she felt nervous. (Diminta berpidato, dia merasa gugup.)

 

C.  Partisip pasif sempurna — (Having been) + p.p. 

Untuk menyatakan perbuatan pasif yang terjadi lebih dahulu daripada induk kalimat dipakai frasa partisip pasif sempurna (Having been) + partisip lampau, dan di sini pun Having been sering dilesapkan. Bentuk penuhnya ditulis hanya kalau beda waktunya memang perlu ditegaskan.

BentukArtiContoh
Having been + p.p.Karena sudah di-~ lebih dahuluHaving been warned many times, he quit smoking.
Having been dilesapkanPartisip lampau sajaWarned many times, he quit smoking.
  • Having been used for many years, the old car finally broke down. (Karena sudah dipakai bertahun-tahun, mobil tua itu akhirnya rusak.)
  • Having been raised by her grandparents, she loves them deeply. (Karena sudah dibesarkan oleh kakek-neneknya, dia sangat menyayangi mereka.)
  • Written many years ago, this letter still moves me. (Meski ditulis bertahun-tahun yang lalu, surat ini masih mengharukan saya.)
  • Painted in the 15th century, the picture is still bright. (Meski dilukis pada abad ke-15, lukisan itu masih cerah.)

Poin penting

  1. 1Bentuk pokok frasa partisip pasif adalah (Being) + partisip lampau, dan dalam pemakaian nyata Being hampir selalu dilesapkan sehingga yang tersisa cuma partisip lampaunya. (Contoh: Written in easy English, ...)
  2. 2Frasa partisip pasif hanya dipakai kalau hubungan antara subjek dan partisipnya bersifat pasif. (Contoh: buku yang ditulis → Written)
  3. 3Kalau perbuatan pasif yang lebih dahulu daripada induk kalimat perlu ditegaskan, dipakai Having been + partisip lampau, tetapi Having been ini pun sering dilesapkan. (Contoh: Having been used for years, ...)
  4. 4Arti frasa partisip pasif adalah 'karena di-~ · dalam keadaan di-~ · sesudah di-~', dan dua rasa yang mendominasi adalah sebab dan keadaan.
  5. 5Dalam bahasa Indonesia kata kerja berawalan di- yang diletakkan di depan kalimat berperan persis sama, bedanya kita biasanya masih menambahkan karena atau setelah, sedangkan bahasa Inggris justru membuang kata sambungnya. (Contoh: 'diundang' → Invited.)

Contoh

Written in easy English, this book is popular.
Karena ditulis dalam bahasa Inggris yang mudah, buku ini digemari banyak orang.
Surrounded by fans, the actor smiled happily.
Dikelilingi para penggemar, aktor itu tersenyum gembira.
Born in Seoul, she speaks Korean fluently.
Dilahirkan di Seoul, dia berbicara bahasa Korea dengan lancar.
Asked to sing, he stood up nervously.
Diminta bernyanyi, dia berdiri dengan gugup.
Invited to the wedding, we bought a nice gift.
Karena diundang ke pesta pernikahan, kami membeli hadiah yang bagus.
Unit ini punya contoh lainnya. Daftar untuk melihat dan mendengarkan semuanya.

Kesalahan umum

Writing in easy English, this book is popular.
Written in easy English, this book is popular.
Being write in easy English, ...
(Being) written in easy English, ...
Surrounding by fans, the actor smiled.
Surrounded by fans, the actor smiled.
Bored in Seoul, she speaks Korean well.
Born in Seoul, she speaks Korean well.
Have used for years, the machine broke.
Having been used for years, the machine broke.
Pastikan Anda benar-benar paham
Membaca aturan dan menerapkannya itu berbeda. Saat salah, AI menunjukkan materi mana yang menghambat Anda.
Berlatih gratis