Frasa partisip - cara membuatnya
Frasa partisip adalah bentuk ringkas yang menghilangkan kata sambung dan subjek klausa keterangan lalu mengubah kata kerjanya menjadi partisip (-ing), dan ia menyampaikan arti waktu, alasan, perbuatan serentak, perbuatan…
Penjelasan
Frasa partisip adalah bentuk ringkas yang menghilangkan kata sambung dan subjek klausa keterangan lalu mengubah kata kerjanya menjadi partisip (-ing), dan ia menyampaikan arti waktu, alasan, perbuatan serentak, perbuatan berurutan, syarat, atau pertentangan lewat konteks.
A. Membuat frasa partisip — 3 langkah
Frasa partisip dibuat lewat tiga langkah: menghapus kata sambung klausa keterangan, menghapus subjek klausa keterangan kalau subjek kedua klausa sama, lalu mengubah kata kerjanya menjadi -ing. Urutannya adalah hilangkan kata sambung·subjek → kerja jadi -ing.
| Langkah | Kalimat | Yang dikerjakan |
|---|---|---|
| 0. Klausa keterangan | When I walked down the street, I met an old friend. | Asli |
| 1. Hapus kata sambung | I walked down the street, I met an old friend. | When dihapus |
| 2. Hapus subjek | walked down the street, I met an old friend. | I dihapus |
| 3. Kata kerja → -ing | Walking down the street, I met an old friend. | walked → Walking |
- When she saw me, she smiled. → Seeing me, she smiled. (Begitu melihat saya, dia tersenyum.)
- As I opened the door, I heard a strange sound. → Opening the door, I heard a strange sound. (Begitu membuka pintu, saya mendengar bunyi aneh.)
- Because he felt sick, he stayed home. → Feeling sick, he stayed home. (Karena merasa sakit, dia tinggal di rumah.)
B. Frasa partisip aktif — bentuk partisip kini
Kalau kata kerja klausa keterangan itu aktif, ia langsung diubah menjadi bentuk -ing. Kata kerja be berubah menjadi Being, sedangkan kata kerja biasa berubah menjadi bentuk -ing kata kerja itu sendiri.
| Klausa keterangan | Frasa partisip | Arti |
|---|---|---|
| When I walk ... | Walking ... | sambil ~·sementara ~ |
| Because he is tired | Being tired | karena lelah |
| As she smiled | Smiling | sambil tersenyum |
| After I finished ... | Finishing ... | sesudah menyelesaikan ~ |
- Walking to school, I met my teacher. (Sambil berjalan ke sekolah, saya bertemu guru saya.)
- Being very busy, she couldn't answer the phone. (Karena sangat sibuk, dia tidak bisa mengangkat telepon.)
- Smiling brightly, the child ran to her mother. (Sambil tersenyum lebar, anak itu berlari ke arah ibunya.)
- Finishing his coffee, he stood up. (Sesudah menghabiskan kopinya, dia berdiri.)
C. Arti frasa partisip — ditentukan konteks
Karena frasa partisip tidak punya kata sambung, artinya ditentukan oleh konteks, dan ia bisa memuat enam arti: waktu, alasan, perbuatan serentak, perbuatan berurutan, syarat, dan pertentangan.
| Arti | Kata sambung asalnya | Contoh |
|---|---|---|
| Waktu | when·as·after·while | Arriving at the station, I called her. |
| Alasan | because·as·since | Being tired, he went to bed. |
| Perbuatan serentak | while·as | Watching TV, she ate dinner. |
| Perbuatan berurutan | and | Opening the box, he found a letter. |
| Syarat | if | Turning left, you'll see the bank. |
| Pertentangan | though·although | Living next door, we rarely meet. |
- Arriving home late, I went straight to bed. (Karena tiba di rumah larut malam, saya langsung tidur.)
- Not knowing what to do, she asked her father. (Karena tidak tahu harus berbuat apa, dia bertanya kepada ayahnya.)
- Reading a book, he sipped his tea. (Sambil membaca buku, dia menyeruput tehnya.)
- Living in Seoul for ten years, he still gets lost. (Meskipun sudah sepuluh tahun tinggal di Seoul, dia masih sering tersesat.)
Poin penting
- 1Membuat frasa partisip berlangsung dalam tiga langkah: hapus kata sambung → hapus subjek (kalau subjek kedua klausa sama) → ubah kata kerja menjadi -ing. (Contoh: When I walked → Walking)
- 2Subjek klausa keterangan hanya dihapus kalau subjek kedua klausa sama, dan kalau subjeknya berbeda subjek itu ditinggalkan di depan partisip sehingga menjadi frasa partisip mandiri. (Contoh: The sun setting, we left the beach.)
- 3Karena frasa partisip tidak punya kata sambung, artinya hanya ditentukan oleh konteks, jadi tafsirkan secara wajar sebagai salah satu dari waktu, alasan, perbuatan serentak, perbuatan berurutan, syarat, atau pertentangan.
- 4Dalam percakapan dan tulisan, tiga jenis yang paling banyak dipakai adalah waktu, alasan, dan perbuatan serentak. (Contoh: Walking to work, I listen to podcasts.)
- 5Dalam bahasa Indonesia 'sambil ~', 'karena ~', 'sesudah ~', dan 'lalu ~' semuanya dinyatakan dengan satu bentuk frasa partisip saja. (Contoh: 'karena lelah' → Being tired.)