Kata kerja bantu (would / used to)
would dan used to sama-sama menyatakan 'hal yang dulu dilakukan berulang-ulang', tetapi would hanya untuk perbuatan berulang, sedangkan used to untuk perbuatan berulang maupun keadaan lampau.
Penjelasan
would dan used to sama-sama menyatakan 'hal yang dulu dilakukan berulang-ulang', tetapi would hanya untuk perbuatan berulang, sedangkan used to untuk perbuatan berulang maupun keadaan lampau. Bentuk yang mirip, yaitu be used to + -ing(terbiasa dengan ~), artinya sama sekali berbeda.
A. would — perbuatan berulang di masa lampau
would dipakai untuk mengenang perbuatan yang dulu berulang secara teratur, dan sesudahnya harus datang bentuk dasar. Dalam kalimatnya biasanya ikut muncul keterangan waktu lampau seperti when I was young / every summer / on weekends, dan would tidak dipakai bersama kata kerja keadaan(be, live, have, know).
| Keadaan | Boleh pakai would | Contoh |
|---|---|---|
| Perbuatan berulang | bisa | We would go fishing every Sunday. |
| Perbuatan berulang | bisa | She would sing before bed. |
| Keadaan lampau (be) | tidak bisa | (X) He would be a teacher → used to be |
| Keadaan lampau (live) | tidak bisa | (X) I would live in Seoul → used to live |
- Every summer, we would visit our grandparents. (Setiap musim panas, kami selalu pergi menengok kakek dan nenek.)
- When I was young, my father would read me stories. (Waktu saya kecil, ayah saya sering membacakan cerita untuk saya.)
- On rainy days, they would stay inside and play games. (Pada hari hujan, mereka biasanya tinggal di dalam dan bermain permainan.)
B. used to — kebiasaan·keadaan lampau (kini tidak)
used to + bentuk dasar menyatakan perbuatan berulang maupun keadaan di masa lampau, dan memuat perlawanan 'dulu begitu, tetapi sekarang tidak'. Bentuk ini juga bisa dipakai bersama kata kerja keadaan(be, live, have) sehingga jangkauannya luas. used to + dasar = kebiasaan·keadaan lampau(kini tidak). Kalimat ingkar dan kalimat tanyanya ditulis didn't use to / Did you use to? sehingga d pada use hilang.
| Bentuk | Contoh | Arti |
|---|---|---|
| Positif | I used to smoke | dulu merokok |
| Ingkar | I didn't use to smoke | dulu tidak merokok |
| Tanya | Did you use to smoke? | dulu Anda merokok? |
| Kata kerja keadaan | She used to be shy | dulu dia pemalu |
- I used to play the piano when I was young. (Waktu kecil saya sering bermain piano.)
- He used to live in London. (Dulu dia tinggal di London.)
- She didn't use to like coffee. (Dulu dia tidak suka kopi.)
- Did you use to work here? (Dulu Anda bekerja di sini?)
C. be used to + -ing — terbiasa dengan ~
Kalau sesudah be used to datang bentuk -ing(-ing) atau kata benda, artinya berubah sama sekali menjadi 'terbiasa dengan ~'. be used to + -ing / kata benda = terbiasa dengan ~. Untuk menegaskan proses menjadi terbiasa dipakai get used to + -ing.
| Pembeda | Bentuk | Arti |
|---|---|---|
| used to | used to + bentuk dasar | dulu ~ (kini tidak) |
| be used to | be used to + -ing / kata benda | terbiasa dengan ~ |
| get used to | get used to + -ing / kata benda | menjadi terbiasa dengan ~ |
- I am used to driving in heavy traffic. (Saya terbiasa menyetir dalam kemacetan parah.)
- She isn't used to the cold weather. (Dia tidak terbiasa dengan cuaca dingin.)
- He got used to living alone. (Dia menjadi terbiasa hidup sendiri.)
- I used to live in New York, so I am used to big cities. (Dulu saya tinggal di New York, jadi saya terbiasa dengan kota besar.)
Poin penting
- 1would hanya bisa dipakai untuk perbuatan berulang di masa lampau dan tidak bisa dipakai bersama kata kerja keadaan(be, live, have, know). (X: I would live in Seoul / O: I used to live in Seoul)
- 2used to menyatakan perbuatan berulang maupun keadaan di masa lampau dan menyiratkan bahwa 'sekarang sudah tidak begitu'. (Contoh: I used to smoke, but I don't now.)
- 3Bentuk ingkar dan tanyanya adalah didn't use to / Did you use to?, jadi d pada use hilang. Karena did sudah berbentuk lampau, use kembali ke bentuk dasar.
- 4be used to + -ing berarti keadaan 'terbiasa dengan ~' dan artinya sama sekali berbeda dari used to + bentuk dasar. (Contoh: I am used to working late.)
- 5Untuk menegaskan proses menjadi terbiasa dipakai get used to + -ing. (Contoh: I got used to living alone.)