Lanjutan · Unit 11

Bentuk to - pola utama

Bentuk to punya banyak pola idiomatis yang bergabung dalam urutan tetap untuk membuat makna tertentu, seperti too to, so as to, dan in order to / so as to, dan masing-masing bisa diganti dengan klausa so that.

Penjelasan

Bentuk to punya banyak pola idiomatis yang bergabung dalam urutan tetap untuk membuat makna tertentu, seperti too ~ to, so ~ as to, dan in order to / so as to, dan masing-masing bisa diganti dengan klausa so ~ that. Kalau makna dan urutannya dihafal utuh, semuanya bisa langsung dikeluarkan dalam percakapan maupun karangan.

 

A.  too ~ to — terlalu ~ sehingga tidak bisa … 

too + kata sifat/keterangan + bentuk to adalah pola utama yang membentuk nuansa negatif 'terlalu ~ sehingga tidak bisa …'. Hafalkan rumus too + kata sifat/keterangan + bentuk to = tak bisa sekaligus maknanya. Makna yang sama bisa diganti dengan so + kata sifat + that + subjek + can't.

Pola too ~ toGanti so ~ that ... can't
He is too tired to work.He is so tired that he can't work.
The soup is too hot to eat.The soup is so hot that I can't eat it.
She spoke too fast to understand.She spoke so fast that I couldn't understand.
  • I was too tired to finish the report. (Saya terlalu lelah sehingga tidak bisa menyelesaikan laporan itu.)
  • The bag is too heavy for me to carry. (Tas itu terlalu berat untuk saya bawa.)
  • He spoke too quietly to hear. (Dia berbicara terlalu pelan sehingga tidak terdengar.)
  • The exam was too difficult to pass. (Ujian itu terlalu sulit sehingga tidak bisa dilulusi.)

 

B.  so ~ as to — begitu ~ sampai … 

so + kata sifat/keterangan + as to bentuk to bermakna 'begitu … sampai ~', yaitu ungkapan agak resmi yang menekankan tingkat atau akibat. Dalam percakapan, bentuk be so kind as to dan be so good as to juga sering dipakai untuk membuat permintaan yang santun.

Contoh so ~ as toMakna
He is so kind as to help others.Dia begitu baik sampai menolong orang lain.
She is so wise as to understand.Dia begitu arif sampai bisa memahaminya.
Would you be so kind as to close the door?Bisakah Anda menutup pintunya?
  • She was so generous as to lend me her car. (Dia begitu murah hati sampai meminjamkan mobilnya kepada saya.)
  • He was so foolish as to believe that story. (Dia begitu bodoh sampai memercayai cerita itu.)
  • Would you be so good as to wait a moment? (Bisakah Anda menunggu sebentar?)

 

C.  in order to / so as to — untuk ~ 

in order to + bentuk dasar dan so as to + bentuk dasar adalah pola yang menegaskan makna 'tujuan' pada bentuk to dengan lebih jelas, lebih resmi dan lebih terang maknanya daripada to yang polos. Untuk tujuan negatif, not menempel di depan to seperti pada in order not to / so as not to.

PolaMaknaContoh
in order to Vuntuk ~I woke up early in order to study.
so as to Vuntuk ~He left early so as to avoid traffic.
in order not to Vsupaya tidak ~I whispered in order not to wake the baby.
so as not to Vsupaya tidak ~She spoke slowly so as not to confuse us.
  • She works hard in order to support her family. (Dia bekerja keras untuk menghidupi keluarganya.)
  • He left early so as to catch the first train. (Dia berangkat lebih awal untuk mengejar kereta pertama.)
  • I took a taxi in order not to be late. (Saya naik taksi supaya tidak terlambat.)
  • We spoke quietly so as not to disturb the neighbors. (Kami berbicara pelan supaya tidak mengganggu tetangga.)

Poin penting

  1. 1too + kata sifat/keterangan + bentuk to membawa nuansa negatif 'terlalu ~ sehingga tidak bisa …' dan bisa diganti dengan so + kata sifat + that + subjek + can't — ingat hubungan setara ini. (Contoh: too hot to drink = so hot that I can't drink it.)
  2. 2Kalau pola too ~ to perlu subjek makna, sisipkan dengan urutan too + kata sifat + for + kata ganti objek + to V — kuasai aturan ini. (Contoh: This is too heavy for me to lift.)
  3. 3Pola so ~ as to lebih sering muncul dalam ragam tulis yang resmi daripada dalam percakapan, dan be so kind as to / be so good as to juga sering dipakai sebagai ungkapan permintaan yang santun — kuasai rasa pemakaian nyatanya.
  4. 4in order to / so as to membuat makna tujuan jauh lebih jelas daripada to yang polos, dan tujuan negatifnya dibuat dengan menyisipkan not di depan to menjadi in order not to / so as not to — kuasai urutan ini.
  5. 5Ungkapan bahasa Indonesia 'terlalu ~ sehingga tidak bisa …', 'begitu ~ sampai …', dan 'untuk ~' masing-masing berpadanan persis dengan pola too ~ to / so ~ as to / in order to — kalau peta ini dihafal, semuanya bisa langsung dipilih.

Contoh

The coffee is too hot to drink right now.
Kopinya terlalu panas sehingga tidak bisa diminum sekarang.
He was too tired to finish the meeting.
Dia terlalu lelah sehingga tidak bisa menyelesaikan rapat itu.
This box is too heavy for me to lift.
Kotak ini terlalu berat untuk saya angkat.
She spoke too quickly for us to understand.
Dia berbicara terlalu cepat untuk kami pahami.
The problem was too difficult to solve alone.
Soal itu terlalu sulit untuk dipecahkan sendirian.
Unit ini punya contoh lainnya. Daftar untuk melihat dan mendengarkan semuanya.

Kesalahan umum

The tea is too hot for drink.
The tea is too hot to drink.
He was too tired that he couldn't work.
He was so tired that he couldn't work.
She was so kind to help me.
She was so kind as to help me.
I studied hard in order pass the exam.
I studied hard in order to pass the exam.
He left early so as not be late.
He left early so as not to be late.
Pastikan Anda benar-benar paham
Membaca aturan dan menerapkannya itu berbeda. Saat salah, AI menunjukkan materi mana yang menghambat Anda.
Berlatih gratis