if - kata sambung klausa keterangan vs kata sambung klausa benda vs pengandaian
if dipakai dalam tiga pemakaian besar, yaitu klausa keterangan syarat (kalau ), kata sambung klausa benda (apakah atau tidak), dan pengandaian (membayangkan lawan kenyataan).
Penjelasan
if dipakai dalam tiga pemakaian besar, yaitu klausa keterangan syarat (kalau ~), kata sambung klausa benda (apakah ~ atau tidak), dan pengandaian (membayangkan lawan kenyataan).
A. Klausa keterangan syarat — kalau ~
if pada klausa keterangan syarat menyatakan syarat yang memang mungkin terjadi, dan meskipun perkaranya hal yang akan datang, di dalam anak kalimat if dipakai kala kini, sedangkan di induk kalimat dipakai penanda kala mendatang atau kata kerja bantu seperti will·can·may.
| Susunan | Aturan kala | Contoh |
|---|---|---|
| If + kala kini, subjek + will | anak kalimat kini / induk kalimat mendatang | If it rains, we will stay. |
| If + kala kini, kalimat perintah | Perintah·permintaan | If you are ready, start. |
| If + kala kini, subjek + can | Kemungkinan·izin | If you need help, you can call me. |
| Unless (= if ... not) | Syarat ingkar | Unless you hurry, you will miss it. |
- If you study hard, you will pass the exam. (Kalau Anda belajar dengan giat, Anda akan lulus ujian itu.)
- If I see him, I will tell him. (Kalau saya bertemu dengannya, saya akan memberi tahu dia.)
- If you don't understand, please ask. (Kalau Anda tidak paham, silakan bertanya.)
- Unless it stops raining, we can't leave. (Kalau hujan tidak berhenti, kami tidak bisa pergi.)
B. Kata sambung klausa benda — apakah ~ (whether)
if pada klausa benda berarti 'apakah ~ atau tidak' dan masuk ke posisi objek, subjek, atau pelengkap dalam kalimat, lalu bisa diganti dengan whether, dan pada pemakaian ini kalanya mengikuti konteks apa adanya. Klausa ini sering datang di belakang kata kerja seperti know·wonder·ask·doubt·remember.
| Letak·kata kerja | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| know if | tahu apakah ~ | I know if he is busy. |
| wonder if | penasaran apakah ~ | I wonder if she will come. |
| ask if | bertanya apakah ~ | She asked me if I was okay. |
| doubt if | meragukan apakah ~ | I doubt if he will agree. |
- I don't know if it will rain tomorrow. (Saya tidak tahu apakah besok akan hujan.)
- She asked me if I had time. (Dia bertanya kepada saya apakah saya punya waktu.)
- Do you remember if you locked the door? (Ingatkah Anda apakah Anda sudah mengunci pintu?)
- I wonder if they are still open. (Saya penasaran apakah mereka masih buka.)
C. Pengandaian — membayangkan lawan kenyataan
if pada pengandaian adalah ungkapan untuk membayangkan keadaan yang berlawanan dengan kenyataan, dan cirinya kalanya mundur satu langkah ke belakang. Peganglah rasa Pengandaian = kala mundur satu langkah ini.
| Jenis | Aturan kala | Contoh |
|---|---|---|
| Pengandaian kala lampau (lawan kenyataan kini) | If + bentuk lampau, would + bentuk dasar | If I were rich, I would travel. |
| Pengandaian kala lampau sempurna (lawan kenyataan lampau) | If + had p.p., would have p.p. | If I had known, I would have called. |
| Pengandaian campuran (lampau→kini) | If + had p.p., would + bentuk dasar | If I had studied, I would be a doctor now. |
- If I were you, I would take the offer. (Seandainya saya jadi Anda, saya pasti akan menerima tawaran itu.)
- If she had left earlier, she wouldn't have missed the train. (Seandainya dulu dia berangkat lebih awal, dia pasti tidak akan ketinggalan kereta itu.)
- If I had more time, I would learn French. (Seandainya saya punya lebih banyak waktu, saya pasti akan belajar bahasa Prancis.)
- If he had saved money, he could buy a house now. (Seandainya dulu dia menabung, sekarang dia pasti bisa membeli rumah.)
Poin penting
- 1if pada klausa keterangan syarat menyatakan syarat yang memang mungkin terjadi, dan di dalam anak kalimat if dipakai kala kini walaupun perkaranya hal yang akan datang — di sinilah kesalahan paling sering terjadi. (Contoh: If it rains, we will stay.)
- 2if pada klausa benda bisa diganti dengan whether, dan pada pemakaian itu kalanya tidak bergeser melainkan mengikuti konteks apa adanya — ketahui ini. (Contoh: I wonder if she will come.)
- 3if pada pengandaian adalah bayangan yang berlawanan dengan kenyataan sehingga kalanya mundur satu langkah dari waktu yang sebenarnya — kalau rasa ini dipegang, ketiga pemakaian itu jadi mudah dibedakan. (lawan kenyataan kini → kala lampau, lawan kenyataan lampau → had p.p.)
- 4Pada pengandaian kala lampau, kata kerja be pada dasarnya disatukan menjadi were tanpa memandang orangnya — itulah patokannya. (Contoh: If I were you, ...)
- 5Unless sama artinya dengan 'if ... not' sehingga sudah mengandung pengingkaran di dalamnya, jadi tidak boleh dibubuhi not lagi di belakangnya — patuhi aturan ini. (Contoh: Unless you hurry, ...)