Partisip - arti dan bentuk
Partisip adalah bentuk ubahan dari kata kerja yang menerangkan kata benda seperti kata sifat, dan partisip kini membawa arti aktif dan berlangsung, sedangkan partisip lampau membawa arti pasif dan selesai.
Penjelasan
Partisip adalah bentuk ubahan dari kata kerja yang menerangkan kata benda seperti kata sifat, dan partisip kini membawa arti aktif dan berlangsung, sedangkan partisip lampau membawa arti pasif dan selesai.
A. Partisip kini (-ing) — aktif·berlangsung
Partisip kini berupa bentuk dasar kata kerja yang ditambahi -ing, dan menyatakan bahwa kata bendanya sendiri yang melakukan perbuatan itu (aktif) atau bahwa perbuatan itu sedang berjalan sekarang (berlangsung). Prinsip intinya adalah partisip kini = aktif·berlangsung.
| Arti | Contoh | Terjemahan |
|---|---|---|
| Aktif | a crying baby | bayi yang menangis |
| Berlangsung | a running man | pria yang sedang berlari |
| Pemicu perasaan | an interesting book | buku yang menarik |
- The barking dog scared me. (Anjing yang menggonggong itu mengagetkan saya.)
- I saw a burning house. (Saya melihat rumah yang sedang terbakar.)
- She read an interesting article. (Dia membaca artikel yang menarik.)
- Look at the smiling children. (Lihatlah anak-anak yang sedang tersenyum.)
B. Partisip lampau (-ed / tak beraturan) — pasif
Partisip lampau berbentuk -ed pada kata kerja beraturan dan punya bentuk khas tersendiri pada kata kerja tak beraturan, lalu menyatakan bahwa kata bendanya dikenai perbuatan itu (pasif) atau sudah berada dalam keadaan yang tuntas (selesai). Prinsip intinya adalah partisip lampau = pasif·selesai.
| Jenis | Bentuk dasar | Partisip lampau | Contoh |
|---|---|---|---|
| Beraturan (-ed) | close | closed | a closed door |
| Beraturan (-ed) | paint | painted | a painted wall |
| Beraturan (-ed) | excite | excited | an excited child |
| Tak beraturan | break | broken | a broken window |
| Tak beraturan | write | written | a written report |
| Tak beraturan | steal | stolen | a stolen bicycle |
| Tak beraturan | freeze | frozen | frozen food |
- The broken vase belongs to my grandmother. (Vas yang pecah itu milik nenek saya.)
- She was excited about the trip. (Dia bersemangat menyambut perjalanan itu.)
- We bought some frozen vegetables. (Kami membeli beberapa sayuran beku.)
- He read the written instructions carefully. (Dia membaca petunjuk tertulis itu dengan saksama.)
C. Partisip menerangkan benda — aturan letak
Partisip menerangkan kata benda seperti kata sifat, dan ada aturan letaknya: kalau berdiri sendiri ia berada di depan kata benda, kalau disertai penjelas lain ia berada di belakang kata benda.
| Letak | Syarat | Contoh aktif·berlangsung | Contoh pasif·selesai |
|---|---|---|---|
| Depan kata benda | Partisip berdiri sendiri | a sleeping baby | a broken window |
| Belakang kata benda | Disertai penjelas | the baby sleeping in the crib | the window broken by the storm |
- The girl wearing a red dress is my sister. (Gadis yang memakai gaun merah itu adik perempuan saya.)
- The letter written in French is hard to read. (Surat yang ditulis dalam bahasa Prancis itu sulit dibaca.)
- Look at the crying baby. (Lihatlah bayi yang sedang menangis.)
- The children playing in the park are so happy. (Anak-anak yang bermain di taman itu terlihat sangat bahagia.)
Poin penting
- 1Partisip kini (kata kerja-ing) menyatakan keadaan aktif atau sedang berlangsung dan menerangkan kata benda seperti kata sifat. (Contoh: a sleeping baby, the running water)
- 2Partisip lampau (kata kerja-ed atau bentuk tak beraturan) menyatakan keadaan pasif atau sudah selesai dan menerangkan kata benda. (Contoh: a broken window, a written report)
- 3Kalau partisip berdiri sendiri ia menerangkan dari depan kata benda, kalau disertai penjelas ia menerangkan dari belakang kata benda. (Contoh: a sleeping baby / the baby sleeping in the crib)
- 4Untuk hal yang memicu perasaan dipakai partisip kini, sedangkan untuk orang yang merasakan perasaan itu dipakai partisip lampau. (Contoh: The movie is exciting. / I am excited.)
- 5Partisip lampau kata kerja tak beraturan (broken·written·stolen·frozen dll.) harus dihafal tersendiri, jadi mulailah menghafal utuh dari bentuk yang paling sering dipakai. (Contoh: break → broken, steal → stolen)