Kalimat pasif - pelesapan pelaku
Dalam kalimat pasif, by + pelaku tidak selalu ikut: pelakunya disebut hanya kalau tertentu dan penting, sedangkan kalau umum atau tidak jelas pelaku itu dilesapkan.
Penjelasan
Dalam kalimat pasif, by + pelaku tidak selalu ikut: pelakunya disebut hanya kalau tertentu dan penting, sedangkan kalau umum atau tidak jelas pelaku itu dilesapkan. Nyatanya sebagian besar kalimat pasif bahasa Inggris dipakai tanpa frasa by.
A. Kalau by + pelaku disebut — tertentu·penting
Kalau pelakunya menjadi keterangan inti kalimat atau ada orang·lembaga tertentu yang perlu ditonjolkan, pelaku itu disebutkan sesudah by. Begitulah kalau pengarang, penemu, pencipta, atau tokoh terkenal justru menjadi pokok kalimatnya. Rumusnya pelaku penting·tertentu = by tetap ada.
| Konteks | Contoh |
|---|---|
| Pengarang·pencipta | The novel was written by Hemingway. |
| Penemuan·pengungkapan | The telephone was invented by Bell. |
| Orang terkenal·tokoh tertentu | The song was sung by Adele. |
| Pelaku yang mengejutkan atau tak terduga | The cake was made by my little brother. |
- This painting was created by a local artist. (Lukisan ini dibuat oleh seniman setempat.)
- The theory was proposed by Einstein. (Teori itu diusulkan oleh Einstein.)
- My bike was fixed by my dad. (Sepeda saya diperbaiki oleh ayah saya.)
B. Kalau pelaku dilesapkan — umum·tak jelas·remeh
Kalau pelakunya orang umum (people, they, someone), atau sudah jelas dari konteksnya, atau memang tidak perlu disebut, frasa by dilesapkan. Sorotannya lalu jatuh pada keadaan yang menimpa sasaran perbuatan. Rumusnya umum·tak jelas·sudah jelas = by dilesapkan.
| Alasan pelesapan | Contoh |
|---|---|
| Pelakunya orang umum | Coffee is grown in Brazil. |
| Pelakunya tidak jelas | My wallet was stolen. |
| Sudah jelas dari konteks | The letters are delivered every morning. |
| Tidak penting | The room was cleaned before we arrived. |
- Korean is spoken mainly in Korea. (Bahasa Korea terutama dipakai di Korea.)
- The old building was demolished last year. (Gedung tua itu dirobohkan tahun lalu.)
- The report will be finished by tomorrow. (Laporan itu akan diselesaikan paling lambat besok.)
- The lights are turned off at midnight. (Lampunya dimatikan pada tengah malam.)
C. Ungkapan lazim yang biasa tanpa by
Dalam bahasa Inggris sehari-hari, kalimat pasif tanpa by sering sudah membeku menjadi satu ungkapan lazim, dan pada saat itu pelakunya tidak disebut karena sudah tercakup dalam pengetahuan umum·konteksnya. Bentuk ini juga lazim di berita, papan petunjuk, dan pengumuman.
| Ungkapan lazim | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| be born | Dilahirkan | She was born in Seoul. |
| be married | Sudah menikah (keadaan) | They are married. |
| be closed / opened | Sedang tutup / buka | The shop is closed on Sundays. |
| be located | Terletak | The office is located downtown. |
| be made of / from | Terbuat dari ~ | The chair is made of wood. |
- He was born in 1990. (Dia lahir pada tahun 1990.)
- The library is closed on Mondays. (Perpustakaan tutup pada hari Senin.)
- Our school is located near the park. (Sekolah kami terletak di dekat taman.)
- The bread is made fresh every morning. (Rotinya dibuat segar setiap pagi.)
Poin penting
- 1Dalam kalimat pasif, by + pelaku bukan unsur wajib, melainkan unsur pilihan yang ditempelkan hanya kalau pelakunya penting atau tertentu. (Contoh: The novel was written by Hemingway.)
- 2Kalau pelakunya orang umum, tidak jelas, atau tidak penting, frasa by dilesapkan dan perhatian dipusatkan pada keadaan yang menimpa sasarannya. (Contoh: My phone was stolen.)
- 3Ungkapan pasif yang sudah lazim seperti be born, be married, be closed, be located, dan be made of wajar dipakai tanpa by. (Contoh: She was born in 1990.)
- 4Dalam tulisan resmi seperti berita, papan petunjuk, dan peraturan, kalimat pasif tanpa by yang tidak menyebut pelaku justru sangat sering dipakai.
- 5Dalam bahasa Indonesia kalimat yang tidak menyebut pelaku ('diumumkan', 'diantarkan') beralih dengan wajar menjadi kalimat pasif tanpa by.